Bagaimanapun adanya sekarang kau harus mendapatkan perasaan sakit yang teramat. Dia yang kau cintai dengan sepenuh hati pada balasannya meningalkanmu seorang diri. Kini dibenakmu hanya terlintas impian dan cara untuk segera menghilangkan rasa cinta yang telah usang ada di hati kamu. Berharap biar segera melupakannya yaitu hal yang sekarang kau inginkan.
Lantas mudahkah melupakan seseorang yang pernah kita cintai?
Kamu sadari melupakan ia tak mudah, alasannya yaitu hati terlanjur sayang dan cinta kau padanya sudah teramat dalam. Ketika cinta telah bersemi, maka akan sulit untuk menghapusnya. Kamu paham betul perihal hal itu.

Tapi akankah kau mau bersedia untuk terus hidup dalam kepahitan?
Padahal kau layak untuk berbahagia lagi dengan yang lainnya.
Untukmu yang sekarang menginginkan biar bisa melupakan ia yang kau cinta dengan sepenuh hati, yang kau sayangi dengan segenap jiwa, inilah hal yang harus kau lakukan.
1. Memahami bahwa cinta juga perihal kepahitan, maka maafkanlah dia
Kamu harus bisa memahami sesungguhnya cinta tidaklah hanya sebatas bahagia, namun pula ada sakit di dalamnya. Kini mungkin hati kau sakit alasannya yaitu ia meningalkanmu seorang diri, hidupmu yang dulu ada ia mungkin sekarang terasa sepi, tapi pahamilah bahwa hidup yaitu demikian. Kesuksesan dan kebahagiaan yang sejati hanyalah untuk orang yang bisa bangun dari keterpurukan. Maka kau pun harus bisa bangun jikalau menginginkan kebahagiaan, alasannya yaitu senang hanya akan tiba untuk orang yang layak dan pantas memilikinya.
Memaafkan yaitu langkah terbaik yang meski kau tanamkan dihati. Kamu harus bersyukur alasannya yaitu ia meninggalkanmu disaat ini, sehingga kau tahu bahwa ia tak layak dan pantas kau jadikan pendamping, kau pantas untuk sanggup yang lebih dari dia.
Memaafkan yaitu langkah terbaik yang meski kau tanamkan dihati. Kamu harus bersyukur alasannya yaitu ia meninggalkanmu disaat ini, sehingga kau tahu bahwa ia tak layak dan pantas kau jadikan pendamping, kau pantas untuk sanggup yang lebih dari dia.
2. Bersikap masuk akal dikala bertemu ia yaitu bukti bahwa kau remaja
Ketika kau berjumpa dengannya sesudah status berubah mungkin akan sedikit canggung dan terkesan risih. Tapi berusahalah untuk bersikap biasa saja, alasannya yaitu ini cara terbaik yang harus kau lakukan. Kamu harus menanamkan di hati bahwa kau bisa menghadapi ia seolah tidak terjadi apa-apa, alasannya yaitu dengan begitu mengatakan bahwa kau dewasa. Lambat laun berjalannya waktu kau pun akan terbiasa untuk menikmati hidup dengan caramu sendiri, bukankah itu lebih baik?
3. Menyimpan rapat semua hal yang berkaitan perihal ia
Hal-hal yang bisa mengingatkanmu dengannya harus kau singkirkan jauh-jauh. Mungkin akan sulit untuk menyimpan ataupun membuang barang-barang yang pernah ia berikan ke kamu. Tapi inilah yang harus kau lakukan, tidak ada cara lainnya. Dengan menjauhkan hal-hal yang berkaitan dengan dia, maka lambat laun kau akan bisa mulai terbiasa hidup sendiri sesudah kepergiannya. Karena pikiran kau akan teralihkan oleh hal yang lainnya tidak sekedar mengingat kenangan perihal dia.
4. Membuka lembaran hari dengan hati yang gres
Kesedihan alasannya yaitu memendam cinta yang teramat dalam akan sulit dihilangkan jikalau kau hanya sebatas berdiam diri dirumah. Kesepian dan kesendirian hanya akan membunuh hati kamu. Mulailah kembali menata hidup dan mengatur ulang aktifitas kamu. Kini kau memang sendiri, tapi kau sekarang mempunyai kebebasan untuk melaksanakan banyak sekali hal.
Mulailah kembali menapaki hari, membuka lembaran dan hati yang baru, perluas kehidupan kau dengan menikmati dan menjalani hal-hal yang berbeda. mengejar mimpi kau pun yaitu hal yang bisa kau tempuh dikala ini. Berjalannya waktu, dengan tanpa kau pikirkan, hal yang kau jalani ini bisa menjadi jalan untuk menemukan jodoh baru. siapa yang tahu?
5. Meyakini bahwa kebahagiaan pantas untuk kau miliki lagi
Ketika tangis telah redup dan berhenti maka kau harus kembali bangun lagi. Tangisan yang terjadi hanyalah angin lalu, buang dan jauhkanlah. Kini saatnya untukmu kembali merengkuh hakmu untuk kembali bahagia. Bukankah kau layak untuk senang dengan lainnya?
Yakinlah bahwa kebahagiaan kau bisa tiba dari manapun, tidak sebatas dari ia seorang. Dia hanyalah seuntai ranting di sebuah pohon. Ketika ia jatuh dan pergi, maka akan terganti dengan tumbuhnya ranting baru. kau pantas untuk menikmati senang dalam hidupmu, bukan alasannya yaitu orang lain, tetapi alasannya yaitu diri kau sendiri.